Sinopsis Great Teacher Onizuka episode 3

Selasa, 04 Maret 2014

Episode di buka dengan Haruka Kawae yang bernegosiasi dengan seorang pria tua.
“Terimakasih telah memilihku,bagaimana kalau 10,000 untuk karaoke? Dan sisanya untuk jalan bersama?”
“baiklah”

Kawae dengan senyum manis pergi bersama pria tua itu. Dari belakang, Kunio Murai melihatnya dengan penuh khawatir, ternyata selama ini teman sekelasnya itu bekerja di meeting bar.
Sementara itu di ruangan guru, dokter sekolah memperingat Onizuka kalau ini baru permulaan. “kau harus hati – hati sensei.. kelas 2 – 4 itu jago sekali membully gurunya”
Dalam kelas, Murai terus memperhartikan Kawae.
“hey Murai, kami mengandalkanmu, kita harus membuat si guru baru itu tidak tahan dan meninggalkan kelas!” ka taman Murai
“ha? TENTU saja!!” sambil mengedit foto Onizuka
Teman – teman Kawae menghampirinya dan memuji tas baru kawae yang mahal. Onizuka tiba – tiba nongol dan mengendus bau tas baru Kawae
“hhhmmm haaa… begini bau dari tas baru? Akhhh.. baunya tidak enak! Tas itu semakin lama semakin bagus!!! Coba lihat yang ini, tas LAMA!” kata Onizuka lalu mencium tas lama itu “akh~ baunya…tidak enak!” hahahaha
“sini tas ku”! ternyata itu tas Murai, hahahaha
Onizuka dengan senyum sumringah mengumumkan kalau mulai besok ia akan melakukan kunjungan ke rumah siswanya, supaya lebih dekat.
“ha? Kunjungan rumah? Kawae kaget
Sepulang sekolah, Murai mengikuti Kawae dari belakang. Ia bilang kalau kemarin ia melihat kawae di meeting bar. “terus kalau kau lihat emmang kenapa?”
“apa yang kau lakukan di sana?”
“apa urusanmu? Jangan campuri urusanku!” Kawae kesal dan pergi.
Sementara itu, Onizuka curhat ke Fuyuzuki sensei kalau anak jaman sekarang sangat  rumit makanya dia akan mengadakan kunjungan rumah. Fuyuzuki menatap Onizuka dengan aneh, “sampai sekarang aku tidak pernah melihat guru mengunjungi rumah muridnya”
Di tempat tongkrongan, geng kelas 2 – 4 membicarakan tentang rencana Onizuka. Mereka semua kesal kenapa si Onizuka harus mencampuri urusan pribadi mereka dengan seenaknya.
“aku bertaruh 500 kalau dia bias bertahan dua minggu!”
“aku 5000!!!!”
“hei Murai, kami mengandalkanmu! Lakukan seperti biasanya!!”
Sementara itu, Miyabi dengan wajah kesal berdiri dan bilang kalau Onizuka harus mengundurkan diri dalam waktu sebulan ini!
Murai pulang ke rumahnya dan kaget bukan main melihat Onizuka sudah duduk manis dekat dengan ibunya yang seksi.
“halo Kunio Murai J!!”
“apa kau lakukan disini?”
“aku kan sudah bilang akan mengunjungi rumah kalian”
Murai kesal bukan main dan pergi, apalagi Onizuka tidak berhenti melihat ibunya yang pakaiannya minim XD.
Ibu Murai bercerita kalau ia single parent dan emlahirkan Murai saat usianya 16 tahun. Ia bersusah payah menghidupi Murai, mulai dari kerja sambilan di bar dan sebagainya.
Ibu Murai cerita lagi kalau Murai tidak pernah meminta apapun darinya, hanya 1… waktu SMP dia memohon agar dimasukkan ke SMA nya sekarang.
Onizuka memuji ibu Murai, “Murai sangat beruntung punya ibu seperti anda”
Paginya di sekolah, Noboru dengan wajah panic menyeret Onizuka “sensei! Cepat lihat!! Ini gawat!!!!”
“EEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEE??????????” Onizuka kaget bukan main emlihat foto vulgarnya terpampang nyata di madding sekolah! Apalagi ada Fuyuzuki sensei yang melihat!! Hahahaah
Hiroko dan Hiroshi sensei menhujat Onizuka habis – habisan “kenapa ada guru seperti kamu ini!!! Apa yang akan dikatakan oleh orangtua murid???”
Onizuka membela dir, dia bilang kalau ia tidak punya tahi lalat di bokong, Onizuka bahkan hamper membuka celananya!! Hahahaha
“..merekaaaaa!!!” Onizuka geram dan menuduh geng 2 – 4
Sementara Hiroshi sensei melapor ke direktur tentang ulah Onizuka
Geng 2 – 4 ketawa melihat Onizuka, Onizuka kesal bukan main dan langsung menuduh kalau Murai yang melakukannya.
Onizuka membanting meja di depan Murai, Fuyuzuki kaget “sensei…guru tidak boleh menggunakan kekerasan”
Onizuka menahan marahnya….. “wah! Jadi kau bias melakukannya? Photoshop? Wah… kau sangat hebat!!! Bagaimana kalau kau membantuku membuat foto seperti itu juga?”
Geng 2 – 4 kaget bukan main, sementara Fuyuzuki sensei, Noboru dan Miki hanya tertawa kecil
Murai kabur tapi Onizuka masih mengejarnya “hoeee.. atau kau akan kubayar! Oke?”
Di depan toko, Murai and the gank melihat Kawae dengan pacarnya, Kawae baru asja membelikan hadiah mahal untuk pacarnya.
“oo..jadi pacarnya itu orang kaya?” Onizuka tiba – tiba nimbrung 
Di café Ryuuji, Noboru cerita kalau ternyata Murai dan Kawae tinggal bertetangga dan sekelas sejak TK, “kami juga dengar kalau Murai menyukai Kawae”
Keesokan harinya, Murai mencegat Kawae “kau sadar apa yang kau lakukan?”. Murai bilang kalau pacar Kawae hanya memanfaatkannya saja
“Ryoji? Jangan sebut dia begitu” Kawae marah dan pergi, memperingati Murai untuk tidak ikut campur.
“oo..jadi namanya Ryoji?” Onizuka muncul lagi! Hahaha
Onizuka pergi mengunjungi rumah Kawae dan kaget melihat koleksi tas dan barang – barang mewah miliknya.
“wah… kerja sambilanmu benar – benar hebat!”
“ah..itu  karena ayah ibuku bekerja sangat keras”
Onizuka lalu menyinggung masalah Ryoji, Kawae semangat cerita kalau Ryoji mahasiswa Universitas Tokyo, kaya dan tampan. Kawae ingin memakai abra – barang mewah dan glamour agar bias sebanding dengan Ryoji,
“aku benci miskin, aku benci tinggal di apartemen kecil. Suatu saat Ryoji akan membawaku keluar dari sini”
Sementara itu di sekolah, Hiroshi sensei masih mempermasalahkan maslaah foto vulgar Onizuka “ha! Aku bahkan hamper tidak percaya kalau ini editan, sangat mirip!!!” hahahhaa
Guru – guru perempuan menghampiri Fuyuzuki sensei dan bilang kalau mereka akan pergi kencan dengan orang – orag elit mala mini, Fuyuzuki harus ikut “kappa lagi kita bertemu dengan kelompok elit” kata dokter sekolah
Di kantin, ibu direktur menyamar menjadi pelayan di kantin. Onizuka cerita kenapa sekolah sekarang sangat memperhatikan strata.
“semua orang ingin punya status, kalau mereka memakai barang mewah semua orang akan berkata WOW dan memuji mereka, status mereka akan naik”
“kenapa harus itu?”
Direktur juga tidak habis piker, melihat orang memandang status dengan pakaian yang dikenakan, bahkan siswa – siswa tidak tau kalau orang yang selama ini menjaga kantin adalah direktur sekolah, jadi jelas sekali…. Penampilan bias mempengaruhi penilaian orang, tidak peduli siapa kau sebenarnya.
Di tempat kencan buta, si dokter sekolah menggoda Fuyuzuki kalau pria di ujung dari tadi melirik dan tersenyum padanya.
Di tempat Ryuuji, mereka brtiga sibuk memilih Adult video mana yang bakalan mereka tonton!! Hahahaha
“ahh.. tidak bisakah kita berhenti film begini? Ayo kita jatuh cinta! Ayo cari pacar! Aku bosan menonton film itu terus" gerutu Saejima
Saejima lalu mengajak mereka pergi ke meeting bar, tempat mereka bias cari jodoh! Hahahhaa, Ryuuji menolak, dia sudah punya Nagisa (pacarnya)
“Nagisa kan di luar negeri!” lede Saejima, Ryuuji lalu mencekiknya! Hahahha
Onizuka sudah menemukan film pilihannya, ia lalu tutup kamar dan nonton! Hahahaha hanya Saejima saja yang pergi ke meeting bar
Besok paginya, Onizuka tepar dengan dvdnya HAHAHHAH… Saejima lalu menunjukkan fotonya dengan salah satu gadis yang disewanya saat di meeting bar. Onizuka kaget bukan main melihat itu adalah Kawae.
Sementara itu,
Miurai menatap penutup kaleng dan mengenang masa kecilnya bersama Kawae. Waktu itu mereka masih TK dan saling tukaran cincin ^^, Kawae bilang walaupun mereka miskin, asal mereka hidup bersama.. Kawae pasti bahagia
Kawae jalan bareng Ryoji, “kau mau apa di ulangtahunmu nanti? Asal kau senang aku pasti membelikan apapun yang kau mau”
Ryoji lalu menunjukkan jam tangan harga 1200 YEN!!! Kawae awalnya kaget, tapi dia mengiyakan karena Ryoji menebar senyum manis dan memegang tangannya
“akan kubelikan, jam ini memang cocok di tanganmu ^^”, diam – diam Ryoji senyum sinis
Kawae pergi ke meeting bar seperti biasa, ia lalu dicegat oleh Murai “kau lagi? Apa kau tidak bosan? Sekali lagi kau ikut campur.. aku akan membencimu!!”
Onizuka lalu muncul dan bilang kalau Murai payah, “kau bahkan tidak bisa menghentikan orang yang kau sukai”
Dari luar, dengan senyum sinis, Miyabi melihat semuanya.. ia lalu menghubungi Naomi dan meminta bantuan
Di dalam meeting bar, Kawae melihat form yang dalamnya ada penawaran uang para pria hidung belang. Ia melihat room 3 menawarkan 600 Yen!! Tangkapan besar!! Ternyata itu… Onizuka!! Hahaha
Kawae lalu deal dengan Onizuka, Onizuka menggoda..apa yang harus ia lakukan setelah membayar 600 yen,
“aku tidak ingin mendengar ceramhamu!”
“siapa yang mau ceramah? Begini saja! Ku tambah 400 yen, jadi kau dapat 1,000 yen. Tapi kita ke Hotel!!” Onizuka lalu emnarik tangan Kawae
Di hotel, Onizuka mulai beraksi “kau butuh uang kan?” lalu mendorong Kawae ke tempat tidur dan merobek bajunya.
Kawae kaget dan takut, Onizuka lalu berhenti dan bilang bagaimana jika itu orang lain? Kawae bias saja dalam bahaya.
Kawae bersikeras, apapu akan ia lakukan demi RYoji (bodoh -____-)
Mereka keluar hotel dan bertemu dengan FUyuzuki dan Hiroshi sensei.
Kawae ambil kesempatan dan bilang kalau Onizuka memaksanya ke sini. Miyabi dari jauh tersenyum puas…
 Di ruang direktur, Hiroshi sensei menuntut agar direktur memecat Onizuka, Direktur tidak tinggal diam dan bilang kalau memang Onizuka bersalah, ia akan memecatnya… tapi mereka harus mendapat bukti dulu.
“Fuyuzuki sensei..bisa tolong kau antar Kawae pulang?” kata direktur
Direktur lalu mengajak Onizuka bicara, ia mendukung Onizuka karena tau Onizuka tidak meungkin melakukan hal bodoh, “terus lakukan metodemu!!!”
Paginya….
Teman – teman Kawae mencegatnya dan mengembalikan semua barang – barang yang pernah diberikan Kawae.
“bukan kah kita teman?”
“teman? Kata siapa? Siapa yang menganggapmu teman?”
“kami pura – pura karena kau selalu memberikan kami hadiah, ternyata hadiah ini dibeli dari uang kotor? Menjijikkan!!”
Di hari ulangtahun Ryoji, Kawae membelikannya jam tangan mahal itu. Dari luar Murai memperhatikan mereka.
Onizuka kesal dan menyeret Murai ke dalam.
“siapa kalian?” kata Ryoji
“aku gurunya Onizuka!!”
Kawae kaget dan menuduh ini semua gara – gara Murai. Onizuka kesal karena Kawae masih belum sadar.. ia lalu cerita ke Ryoji kalau pacarnya itu rela menjual diri agar bias terlihat kaya di depannya.
“tidak..Ryoji.. mereka bohong!! Tidak benar!!”
Ryoji lalu pergi.. Kawae masih saja mengejarnya, Murai tidak tahan lagi.. ia lalu mengikuti Kawae.
Sementara itu, di bar… Fuyuzuki sensei sangat kaget. Pria yang dikiranya baik dengan stelan keren ternyata suka mengadakan pesta tidak jelas
Fuyuzuki sensei Tanya apakah pria itu sering mengadakan pesta seperti ini?
“aku hamper mengundang Dj ke rumahku! Bahkan selebritis juga ada ang dating..lain kali kau akan kuundang juga”
Fuyuzuki sensei ilfil
Ia lalu melihat Kawae dari jauh sedang mengejar Ryoji masuk ke ruangan.
Dalam ruangan itu, Kawae memohon agar Ryoji tidak membencinya. Ryoji tanpa rasa iba bilang kalaus elama ini siapa yang menganggap Kawae pacar? Mana mungkin orang se elit dia mau berkencan dengan wanita yang tinggal di apartemen kecil?
“aku hanya suka karena kau selalu membelikanku barang. Jika kau tetap ingin seperti ini maka kau harus terus membelikanku hadiah”
Murai kesal dan masuk ke dalam, “bocah kecil, kau piker orang  elit tidak bias berkelahi?” Ryoji lalu menghajar Murai habis – habisan.
Kawae lalu di seret ke basement, Ryoji memanggil teman – temannya dan bilang ia punya tangkapan hebat! “kita bias bersenang – senang, kau piker bisa apa melawan kaum elit seperti kami?”
Murai segera menolong Kawae tapi lagi – lagi di hajar massa, Fuyuzuki sensei dating dan berteriak untuk tidak menyentuh siswanya.
Ryoji hanya ketawa dan menyeret Fuyuzuki sensei “kita dapat lagi!!”
PAKKKKKKKKK!!!!!!!! Satu persatu tepar kena tendangan bola Onizuka “aku dating tepat waktu!!!”
Ia lalu menghampiri Murai dan tersenyum bangga “kau hebat!”
Onizuka lalu menyeret Kawae dan merobek bajunya lalu membakarnya! Ia juga merobek baju RYoji dkk lalu membakarnya.
LIHAT!!! Onizuka membuka bajuny dan juga membakarnya. “apa bedanya baju elitmu dan bajuku? Dibajar habis juga kan? Status kalian bukan ditentukan seberapa mahal dan elitnya yang kalian kenakan! Tapi dari sifat kalian!!!
“dirimu berharga…seberapa kau bias membuat dirimu bahagia!!!! Dan selama ada orang yang mempertaruhkan nyawa untukmu”
Kawae lalu menatap Murai yang babak belur, Murai lalu menghampirinyad an memeberikannya baju.
Ryoji baru saja mau kabur, Saejima dan Ryuuji datan dengan segepok bola “pelajaran sepak bola baru dimulai!!”
Ryoji dkk habis habisan di tendangi bola! Hahaha dari luar, ibu direktur senyum puas
Pagi harinya, ibu Kawae heran melihat Kawae mengepak semua barang mewahnya dan bilang akan menggadaikannya. 
Kawae hanya menyisahkan satu barang berharga… cincin sahabatnya dengan Murai ^^
Ibu direktur batal memecat Onizuka, ia bilang kalau Kuwae hanya mengarang cerita kalau Onizuka mengajaknya ke hotel. Hiroshi sensei kesal bukan main! Hahhahha
“ayo pulang!” Murai mengajak Kawae pulang bersama ^^, Fuyuzuki sensei melihat mereka sambil tersenyum…
Onizuka tiba – tiba muncul…. “sepertinya..guru itu beda!” baru saja Murai memuji Onizuka… Onizuka lalu berteriak girang “Hai…….”
Ibu Murai dating dengan senyum bergelora ^^ “sensei……” mereka jalan berdua!! HAHAHAHAA
“OOOOnizukaaaaaaaaaAA!!!” Murai mengejar Onizuka! Hahahhaha

1 komentar:

Elang Kelana mengatakan...

hai hyo rin
lama ga komen disini
lama jg km ga post sinopsis
welcome back
^_^

Posting Komentar