Sinopsis Majisuka Gakuen Episode 1

Selasa, 11 September 2012
WARNING!!
MAJISUKA GAKUEN banyak berisi adegan – adegan kekerasan, harap tidak mencontohnya !!
DI DUNIA INI TIAK ADA YANG LAIN SELAIN KESERIUSAN !
Sekolah Majisuka (Majisuka Gakuen), sekolah khusus wanita yang berisikan Geng – Geng Yankee yang kerjanya hanya berkelahi, dan berkelahi. Mereka berusaha memperbutkan posisi lebih tinggi dari geng lainnya dengan cara berkelahi.
Seseorang berjalan tampak berjalan menuju Majisuka Gakuen, sementara itu... di kelas, pak guru sedang menjelaskan bagaimana menjumlahkan pecahan,
Pak guru ngoceh mnejelaskan ini dan itu,ia lalu berbalik ke siswa – siswanya dan hanya berkata “well..ini sepertinya tidak berguna”. Yup! Siswa di kelasnya hanya duduk seenak dengkulnya, main mahjong, menelpon dan yang lebih parah... memanggang daging!
Sekumpulan siswa berseragam hijau duduk mengelilingi sebuah tungku dan menyantap daging panggang mereka, mereka adalah “Team Hormone”, dinamakan Hormone karena mereka sangat suka memanggang organ dalam sapi! (organ dalam sapi bahasa jepangnya itu Hormone)
Member : Akicha, Unagi, Bungee, Mukuchi dan leader mereka... Sashi (WOTA)
Mereka memanggang hormone sambil bercerita kalau seorang siswa akan  pindah di sekolah mereka dan akan menjadi ancaman karena sangatkuat. “kakakku saja takut dengannya” kata Unagi
Semua member team peasaran dengan si siswa pindahan, terlebih ada legenda kalau ia salah satu orang yang sulit dikalahkan dan bisa jadi menguasai Majisuka Gakuen.
“Sashihara-san..bisakah kamu menyelesaikan contoh soal ini?” pak guru mencoba merusak suasana.
Wota yang kesal lalu berdiri dan mengambil usus sapi panggang. Ia menghampiri gurunya dan sok manja berkata “sensei.. AaaaaAAAAaaa” dan menyuapi gurunya.
Plakk!!!!cessss!!! Sashi lalu menyulut hormone itu ke jidat gurunya “pak guru tidak lihat? Kami sedang memanggang hormone!!!”
Seluruh kelas tertawa dan pak guru pasrah “maaf”
Sashi lalu memandang ke luar jendela, “apakah itu dia?” member Hormone yang lain lalu berebutan melihat ke arah luar jendela.
Sang legenda datang! Siswa pindahan pertama! Onizuka Daruma !!
Datang – datang, Daruma dengan badan besar dan rambut acak – acakan belum disisir memasang tampang garang sok jagoan ke depan siswa Majisuka gakuen. Ia tiba – tiba berhenti di depan bola dan langsung meninjunya hingga kempes!
Semua siswa kontan memasang wajah kesal dan siap menghajar Daruma habis – habisan.
Di tempat lain, Team Hormone serius memperhatikan Daruma, mereka menebak – nebak apakah Daruma akan menghajar siswa lainnya. Di tempat yang gelap dan di ujung tangga, sekelompok siswa juga mengawasi Daruma..
Mereka adalah “Rappappa”, team terkuat dan penguasa Majisuka gakuen!!
Member : ~ junior : Jambo, Rice, Shouwa, dan Anime
    ~ Four Heavenly Queen : Shibuya, Black, Gekikara, Torigoya
   ~ Vice Boss : Sado (yang berarti Sadis)
Sado dengan mainan andalannya melirik tajam dan berkata kalau masa depan belum dapat diprediksi.
Kembali lagi ke lapangan...
Tiba – tiba salah satu dari mereka mendatangi Daruma, dengan ciri sepatu hak tinggi berwarna merah dan alis berwarna emas, “team Kinmayukai” mulai membuat formasi lingkaran mereka mengelilingi Daruma “mau kemana kau? Kau pikir siapa dirimu, huh!?”
“kalau ia betul – betul legenda, maka ini akan berakhir dengan cepat” kata Unagi
Di luar sekolah....langkah kaki seseorang menuju arah sekolah, dia adalah siswa pindahan yang ke 2.
Daruma sudah siap dengan tatapan tajamnya, ia lalu pemanasan dan BUKKKKKK!!!!! Daruma seketika melompat dan menghantamkan kepalanya ke kepala pemimpin Kinmayukai!
“selesai” kata Hormone.
Hanya dengan sekali benturan, ketua Kinmayukai K.O dan hidungnya dipenuhi darah. Daruma dengan sok melangkah pergi lalu tiba- tiba mengambil kuda – kuda!!
Member Kinmayukai lainnya kaget dan ketakutan, padahal Daruma hanya merogoh saku dalamnya dan mengeluarkan...... Chicken Wings “ini waktunya untuk kemenangan”. Daruma pergi sambil melahap Chicken Wings, di belakangnya tampak gadis berkacamata “Maeda Atsuko”, siswa pindahan ke 2
Pak guru memperkenalkan 2 siswa pindahan di kelas Team Hormone, “silahkan perkenalkan diri kalian”
Seisi kelas hanya memasang wajah tidak suka dan siap menghajar, Daruma lalu memperkenalkan diri dengan mengangkat jarinya “F*ck Y*u”, ia lalu mencari tempat duduk sendiri dan menyenggol beberapa teman kelas barunya.
Pak guru menelan ludah dan berharap siswa pindahan yang ke 2 berbeda dengan Daruma. “sekarang giliranmu”. Atsuko hanya memberi hormat lalu duduk di kursi yang ditunjuk oleh guru. Seisi kelas menatapnya bingung...
Di ruang kepala sekolah, pak guru menghadap dengan tisu menyumbat satu lubang hidungnya ^^. 
“apakah terjadi sesuatu sepagi ini?” tanya kepsek
Pak guru mengangguk dan flashback dimulai...
Team Hormone menghampiri Daruma, “jangan sombong kau, siswa pindahan! Kami tidak selemah Kinmayukai”
Pak guru berniat menghentikan mereka namun Plakk! Ia malah terkena pukulan salah satu team Hormone. Hahahaha
Kepsek kesal karena pak guru datang dan mengganggu paginya yang tenang. “jangan bilang kau mengeluh, oke!” pak guru pasrah mengangguk sambil menahan kesakitan.. ya ampunn....
Team Hormone masih bersitegang dnegan Daruma. Akicha nyolot dan menantang Daruma berkelahi di kelas. Daruma sok dan bilang kalau ia tidak bisa meladeni Hormone karena targetnya ada di atas “targetku..ada di atas sana”
Daruma lalu mendobrak pintu di ujung tangga yang ternyata markas Rappappa. Ia menantang untuk berduel dan jika ia menang maka ia masuk ke Rappappa. “apa? Lihat dirimu? Dari mana asalmu?” Rappappa junior meremehkan Daruma.
Daruma tidak memperdulikan mereka dan berjalan ke arah Sado “hoi...apa kau ketuanya?” tanya Daruma sombong. Black lalu menghadanganya “maaf, member kami sudah banyak”
“kalau begitu aku tidak akan menyerah sampai kalian membuka pendaftaran” Daruma menantang Sado yang tersenyum licik
Atsuko berjalan mencari tempat yang tenang untuk membaca. Tiba – tiba ada seseorang yang melempar keranjang minuman dan hampir saja mengenainya. Pokoknya seluruh koridor sekolah dihiasi dengan adegan baku pukul! Ckckckckckck
Atsuko menemukan perpustakaan namun di depan pintu malah ada tulisan “Sibuk”. Plakk!!! Tiba – tiba dari dalam perpus ada yang berkelahi dan salah satu dari mereka terlempar ke pintu dan bercucuran darah (sekali lagi Hyo Rin tegaskan JANGAN DITIRU! Ntar DITANGKAP POLISI!)
Kemudian keluar 2 orang yang berkelahi tadi dan yang kalah didorong dan jatuh tepat di kaki tema Hormone.
“hahaha..aku melihat si pecundang! Dasar bodoh!” kata Wota, Atsuko melihatnya dan hanya diam dan berusaha mencari tempat lain untuk membaca.
Hormone kesal dengan sikap Atsuko yang seolah “gak peduli”. Hormone menghadangnya “ayo berkelahi di sini,” kata Bungee
Wota lalu merebut buku yang dipegang Atsuko “perawat? Kau membaca buku seperti ini? Dasar konyol!” Atsuko tidak terima dan merebutnya. Wota kesal lalu mendorong Atsuko , merebut dompetnya dan mengambil seluruh isinya.
“wah isinya banyak sekali, terima kasih ya!” Unagi mengambil uang “apa? Kau marah!?” Wota menantang Atsuko.
Atsuko merebut dompetnya dan pergi, Hormone teriak “wah..kita mendapat tabungan baru!”
“eh lihat, apakah dia sudah mati? Dari tadi dia tidak bergerak” “sudah berapa banyak orang yang jatuh dari tangga itu ya?”kata sekelompok siswa sambil menarik – narik rambut Daruma saat Atsuko lewat.
“aku belum mati! Aku masih punya tujuan besar!!” kata Daruma, melotot lalu pingsan!
Atsuko lewat lalu Daruma tiba – tiba sadar dan memegang kakinya.
Atsuko membantu memapah Daruma ke klinik sekolah. “hadooo..aku kalah karena belum makan!” alasan Daruma sok kuat.
“aku belum kalah, jika saja mereka tidak memegangi kepalaku. Aku pasti sudah menghantamkannya da menang” Daruma mengoceh terus – terusan “berkelahi itu bergantung pada kemampuanmu. Jika kau igin di terima maka kau harus kuat. Mm.. kenapa kau datang ke sekolah ini?”
Atsuko mendengar kata – kata itu lalu mengingat seseorang memberikannya ikat rambut merah. Ia lalu menjatuhkan Daruma yang terluka di depan klinik.
“apakah dia siswa pindahan?” seorang dokter al4y dan lebay mendekatinya. Daruma merasa ada yang aneh dengan dokter ini.
“eee....apakah ada sesuatu agar lukaku ini bisa diobati?” daruma takut – takut berbicara pada si dokter al4y
Si dokter tersenyum mesum dan bilang klau ia harus di kompres. Daruma takut dan kesal! Hahahaha
Si dokter juga bilang kalau suatu saat Atsuko terluka, ia harus mengantarnya ke kliniknya. Dokter lalu masuk ke kliniknya dan mengsetting “Hidde cameranya!”
Di rumah...
Ayah menyiapkan makanan untuk Atsuko. Ia mencoba memulai pembicaraan dengan putrinya “truk ibumu sudah diperbaiki. Setelah mendapat pekerjaan baru..ibumu sudah jarang terlibat perkelahian”. Wow..ternyata ibu Atsuko seorang Yankee!!
“bagaimana dengan sekolahmu? Apa kau mempunyai teman baru?” tanya ayah
“tidak ada yang istimewa” Atsuko menjawab singkat
 
Team Hormone bergosip di atap sekolah sambil menyantap hormone panggang. “Daruma kalah hanya dalam waktu 7 detik!” “itu tidak seberapa..dulu ada yang kalah hanya dlam waktu 3 detik!”
Wota lalu memadang ke Daruma yang sok menantang siswa lain berkelahi!
Atsuko mencari tempat tenang dan mulai membaca bukunya. Tiba – tiba dari arah atap, team Hormone menghajar Daruma habis – habisan.
“minggir kau!” kata hormone berjalan ke arah Atsuko sambil menyeret Daruma.
“katakan kalau kau kalah” Wota menghajar Daruma
“aku belum kalah! Tidak akan kalah!” kata Daruma. Wota makin kesal dan memukulinya “kau mau mati? Cepat katakan!”
“aku tidak akan kalah! Aku SERIUS!” mendengar kata SERIUS langkah Atsuko yang awalnya mengindahkan perkelahian Hormone terhenti.
“apa? Serius?” Hormone tertawa tebahak – bahak sambil mengahajr Daruma “dasar gila!” kata Unagi
Atsuko kesal mendengar team Hormone menertawai kata – kata SERIUS. “ini SERIUS” kata Atsuko
“apa? Kau bilang apa?”
Atsuko lalu berbalik dan melepas kacamatanya “SERIUS adalah segalanya di dunia ini”
Pintu atap lalu tertutup dan perkelahian dimulai. Tak lama kemudian Atsuko keluar dan memasang kembali kacamatanya sambil memegangi 2 ikat rambut di tangannya.
Sado kebetulan lewat dan melihat Atsuko, tak lama ia melihat Akicha keluar dan jatuh tersungkur. Sado terkejut dan lari ke arah Hormone. Ia lebih terkejut karena team Hormone K.O sambil menahan kesakitan sementara Daruma di pojok ketakutan!
Atsuko meneruskan langkahnya menuju kelasnya.ia lalu berpas – pasan dengan 2 siswa yang menatapnya licik.
Sado jalan terburu – buru menuju suatu tempat.
Di rumah sakit...terlihat sekelompok laki – laki bermain kartu dan 1 di antara mereka adalah perempuan.
“kau curang!” kata gadis itu
“aduh..kenapa kau bisa tahu”
Sado lalu masuk dan menemui mereka..”hey Sado...kan sudah kubilang, jangan datang menjengukku. Aku kan tidak apa - apa”
“team Hormone sudah kalah” kata Sado
“benarkah?dari mana asal sekolah anak itu?”
“dia pindahan di sekolah kita”
“sepertinya siswa Majisuka gakuen menjadi pecundang, Sado!?”
“maaf” Sado hanya tertunduk
Gadis itu lalu berbalik dan menatap tajam Sado...dia adalah Yuuko, Boss Rappappa!

2 komentar:

Anonim mengatakan...

yang ep2 kok gak bz dibk ya?

Ghea Rae Sabrina mengatakan...

kok gak bisa di copas, cuma buat di baca di Miscrosoft

Posting Komentar